Pintu Otomatis Ramah Disabilitas

Seperti Apakah Pintu yang ramah “Disabled?”

Siapa yang tidak mengenal kata “pintu?” Adalah bagian dari suatu tapak, atau ruang yang merupakan tempat masuk atau keluar dan pada umumnya, dilengkapi dengan penutup, atau daun pintu, dengan dimensi tertentu, seesuai dengan kebutuhannya.

Namanya juga pintu, dimana konsepnya untuk keluar atau masuk, bahkan juga untuk membatasi area satu dengan area lainnya. Berarti, pintu juga merupakan ruang public yang harus bisa untuk semua orang, termasuk penyandang disabled.

Segala jenis pun pun harus bisa dilewat semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Dari pintu pagar, pintu utama, pintu ruangan2 bahkan puntu2 toilet. Dan jika kita bicara tentang penyandang disabilitas, alat bantu terbesar yang digunakan oleh mereka adalah kursi roda. Sehingga, ukuran pintu HARUS DAPAT DILEWATI OLEH SEBUAH KURSI RODA,untuk mereka masuk dan keluar.

Jika pintu pagar, mungkin tidak susah, karena pintu pagar itu sekalin untuk pintu mobil. Dimana dimensi mobil lebih besar dari dimensi kursi roda. Sehingga, kursi roda akan bisa masuk melewatinya, tanpa harus susah2 mendesainnya.

Bagaimana dengan pintu interior?

Desain ruang publik seperti mall atau perkantoran, saat ini mensyaratkan agar memiliki akses tangga maupun pintu yang ramah disabilitas

Jika di ruang public seperti maalau perkantoran, pintu lobby adalah pintu kaca otomatis yang lebar. Dan otomatis kursi roda bisa melewatinnya, karena nominal 2 daun ointu @sekitar 90 cm sampai @100 cm. Tidak masalah. Tetapi untuk ruang2 publik interior, bagaimana? Misalnya, ruang meeting dengan 1 daun pintu, atau toko2 dengan 1 pintu, bahkan untuk toilet?

Untuk pintu2 dengan hanya 1 daun pintu, bukaannya minimal lebarnya 80 cm (lebar kursi roda sekitar 70 cm) untuk sebuah kursi roda melewatnya. Itu bukaannya ya! Karena lebar pintu termasuk kusennya pastinya lebih dari 80 cm, tergantung desain kusen seperti apa yang diberlakukan …..

Lalu, didaerah bukaan atau pintu, hindari adanya perbedaan ketinggian lantai. Lah, untuk yang normal saya bisa berbahaya, karena ketika kita harus konsentrasi untuk melewati pintu, tiba2 ada perbedaan ketinggian lantai, kita bisa jatuh dan terperosok ke lantai yang lebih rendah.

Bagaimana dengan penyandang disabilitas? Pemakai tongkat atau stroller? Aalagi pemakai kursi roda?

Beberapa jenis pintu yang TIDAK DIANJURKAN penggunaannya, karena akan menyusahkan bahkan membahayakan penyandang disabilitas,

Pintu geser

Sebenarnya, jika pintu geser itu sagnat smooth dan pengerjaannya bagus, justru dianjurkan karena untuk menghemat ruangan.Karena dengan daun pintu minimal 90 cm,akan memakan ruang lingkuaran untuk membuka dan menutupnya.

Aku sering pergi ke banyak negara, dimana justru sepertinya pintu geser dianjurkan untuk pintu toilet memakai pintu geser. Aku dengagn nyaman, gampang membukanya karena pengerjaannya bgus, tanpa susah2. Apalagi di beberapa begara, pintu toilet geser itu otomatis, sehingga aku hanya memencet tombol besar dan pintu geser membuka sendiri, dan aku dengan leluasa masuk dengan kursi rodaku.
Dokumen pribadi dari Ryogoku, Jepang
Dokumen pribadi dari Ryogoku, Jepang
Semua toilet disabled di Jepang, menggunakan pintu geser dengan kualitas yang sangat baik. Kita tidak perlu menggeser pintu, ada tumbul yang warna hijau untuk membuka dan merah utk menutup, JIKA PENYANDANG DISABILITAS NYA BENAR2 TIDAK MAMPU BERGERAK SENDIRI …..
***

Tetapi teryata tidak di Indonesia. Pintu2 geser disini, aku belum mendapatkan pintu geser yang sesuai denan kebutuhanku. Seperti pintu geser toilet disabled di beberapa mall baru. Selain bukan pintu otomatis, aku cukup sulit untuk membukanya. Karena beberapa hal, salah satunya, rel pintu yang terlalu tipis, sehingga jika pintu digeser, akan meliuk2, yang mengakibatkanpergeserannya terhambat, dan lama2 akan macet. Ditambah dengan kotora rel (akan menyumbat), yang sepertinya jarang yang peduli …..

Pintu dengan 2 daun kecil

Penyandang disabled itu sudah mempunyai beban berat untuk mengayuh jalannya kursi roda. Jadi, janganlah ditambahi beban2 yang lain. Ketika harus membuka pintu 1 daun saja pun, cukup sulit bagi penyandang disabilitas, apalagi harus membuka 2 daun pintu!

Pegangan daun pintu berbentuk tidak standard

Bagi yang sehat dan normal, desain daun pintu adalah sebuah ‘art’ atau seni. Bentuknya beraneka dan indah dilihatnya. Tetapi bagi penyandang disabilitas, khususnya bagi disabilitas near dan lanjut usia, pegangan pintu yang tidak standard akan sangat menyulitkan! Sehingga di ruang2 publik yang akan sering ada penyandang disabilitas melewatinya (misalnya, rumah sakit atau klinik), pegangan pintuHARUS YANG STANDARD.

 

Pegangan pintu yang disarankan bagi penyandang disabilitas

Posisi sensor pada pintu2 otomatis di ruang public, haruslah yang peka dan jangan lupa dengan mendesain dengan posisi yang sesuai dengan ketinggian kursi roda.Karena jika dibandingkan, ketinggian kursi roda dan ketiggian manusia, aka nada perbedaan sampai 50 cm. Dimana jika tidak di desain dengan baik, pemakai kursi roda akan cukup sulit untuk membuka pintu otomatis tersebut.

 

Note :

Aku sering mengalaminya I beberapa mall. Dimana ketika waktu2 sepi dan pengunjung sedikit aku datang dengan kursi rodaku. Waktu mau masuk, sensornya tidak peka atau ketinggian sendo tidak di desain dengan baik. Sehingga akhirnya, security yang melambai2kan tangannya supayapintu otomatis terbukan, dan kursi rodaku bisa melewatinya.

Pintu putar

Untuk di beberapa mall, didesain dengan pintu putar di lobby utama. Memang cantik. Tetapi membahayakan badi penyandang disabilitas. Sehingga, jika memang pintu putar diadakan, HARUS TERDAPAT PINTU2 STANDARD, dengan dimensi standarduntuk penyandang disabilitas melewatinya. Bahkan lanjut usia dan anak2pun sangat membahayakan, untuk melewati pintu putar ……

Begitu juga pintu putar di stasiun. Untuk disabilitas, apalagi pemakai kursi roda, tidak bisa melewatinya. Jadi, disamping pintu putar ini, harus ada pintu standard supaya mereka bisa melewatinya.

 

Ini hanya awal dan minimal standard2 pintu bagi penyandang disabilitas bisa terpenuhi. Jika ingin tahu lebih jauh lagi, banyak sekali standardisasi secara internasional yang harus dilengkapi untuk disabled seluruh dunia.

Bagi negara2 maju, standadrdisasi ini benar2 ditaati, sehingga aku sebagai pemakai kursi roda benar2 mendapat pelayanan dan fasilitas yang baik, sehingga kegiatanku sehari2 bisa terselesaikan.

Lalu, bagaimana untuk Indonesia, khsusnya Jakarta?

Menurutku, untuk standardisasi pintu, mngkin bisa dikatakan 80% sudah baik. Sudah mulai ada kepedulian di ruang2 publik. Di beberapa ruang public yang baru, fasilitas2 yang ada cukup memadahi, walau tetap harus dipelihara.

Dan “memelihara”, bukan hanya bicara tentang memlihara fasilitas2 nya saja, tetapi lebih kepada memelihara dengan hari tentang kepedulian, dimana penyandang disabilitas itu adalah sebagai sesama yang membutuhkan bantuan

Learn More

Pintu Otomatis untuk Mencegah Penyebaran Virus Covid-19

Pejabat kesehatan meminta orang-orang untuk lebih menjaga kesehatan pribadi. Hal ini setelah jejak virus Corona ditemukan pada pegangan pintu.

Departemen Kesehatan mengatakan pihaknya telah mengumpulkan 660 sampel untuk pengujian terkait virus Corona.

“Dalam penyelidikan kami baru-baru ini, kami menemukan virus Corona baru pada gagang pintu (di rumah pasien). Ini mengingatkan saya bawa kita harus melakukan langkah terbaik dalam menjaga kebersihan di rumah. Selain itu, penting untuk sering mencuci tangan,” katanya.

Pihak Departemen Kesehatan melanjutkan, terbuka kemungkinan virus Corona berada pada benda-benda seperti ponsel maupun lampu.

Sebelumnya, ilmuwan China juga menemukan jejak virus Corona pada feses atau kotoran manusia pasien yang terinfeksi.

Hal ini mengindikasikan cara penularan virus Corona yang mematikan.

Kasus Virus Corona Terus Meningkat, Ribuan Kasus dalam Sehari

Jumlah kematian dan kasus terinfeksi virus Corona terus meningkat.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini, diperlukan kedisiplinan terhadap hal-hal kecil yang sering dilakukan masyarakat.

Cuci tangan -atau lebih baik lagi mandi- saat kembali ke dalam rumah setelah dari tempat publik. Menggunakan masker saat keluar rumah atau jika badan terasa kurang sehat. Jaga jarak, dan usahakan tidak menyentuh barang-barang publik dengan tangan. Misalkan membuka pintu, usahakan dengan kaki atau dengan siku.

Lebih baik lagi apabila menggunakan pintu otomatis, untuk mengurangi interaksi tak langsung melalui gagang pintu.

 

Learn More

Etiam placerat ipsum porttitor ipsum

Mauris faucibus velit ac lorem. Aliquam auctor laoreet erat. Phasellus luctus odio nec risus. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Quisque malesuada auctor nisl. Fusce non neque. Donec diam lorem, pharetra non, pulvinar id, luctus vel, urna. Nam suscipit, ipsum vitae tincidunt laoreet, enim dolor rhoncus ante, et consequat lorem purus eleifend risus. Vestibulum sit amet leo in purus fringilla laoreet. In hac habitasse platea dictumst.

Sed leo. Maecenas iaculis vestibulum lorem. Etiam placerat ipsum porttitor ipsum. Ut sit amet nulla. Curabitur et leo. Nulla suscipit, eros non fermentum sollicitudin, justo purus consectetuer ante, in viverra ante lacus at nisl. Sed ac lectus. Mauris dui elit, sodales ac, tempor non, tristique in, ipsum. Sed viverra nulla et lectus. Curabitur urna. Mauris a eros et libero pretium dictum. Vivamus volutpat nisi sit amet nunc. Vivamus semper tellus sed felis luctus dictum. Integer lacus purus, lacinia quis, pulvinar vel, consequat nec, metus.Nullam ac erat. Donec a ipsum. Nullam tristique leo id lacus. Sed sed pede non arcu ornare interdum. Maecenas justo elit, rutrum in, adipiscing id, laoreet in, libero. Fusce quam. Donec a urna a enim gravida dictum. Nunc elementum, mauris sit amet imperdiet iaculis, dolor metus consectetuer mi, et tempor elit enim at massa. Duis ac nisl. Nullam pulvinar. Curabitur quam sapien, lobortis eu, luctus vitae, volutpat ac, metus. Nam elementum. Fusce fringilla. Praesent pulvinar turpis vitae justo cursus pulvinar. In hac habitasse platea dictumst. Nunc fermentum tellus interdum libero. Phasellus eros. Vestibulum euismod nunc at eros. Pellentesque nec ligula non tellus accumsan molestie. Pellentesque felis massa, tincidunt at, pulvinar id, placerat nec, velit.

Cras rhoncus ipsum ac dolor. In hac habitasse platea dictumst. Nulla dapibus ultricies pede. Quisque augue risus, porttitor nec, suscipit ut, pellentesque quis, lacus. Duis adipiscing purus eu metus pharetra porttitor. Aenean sapien nisi, sodales non, facilisis nec, ultricies et, erat. Cras aliquam. Maecenas mi. Sed lacus arcu, malesuada id, ultricies et, ornare non, dolor. Maecenas turpis lacus, vehicula nec, blandit in, laoreet a, nibh. Donec aliquet. In et leo tincidunt tortor rhoncus convallis. Nulla facilisi. Praesent bibendum semper eros. Morbi risus. Nam tellus leo, ullamcorper egestas, venenatis quis, viverra ac, mauris. In hac habitasse platea dictumst. Curabitur at velit vel sem auctor hendrerit. Integer mauris orci, vehicula eu, feugiat ac, hendrerit ut, dolor. Fusce elit nulla, gravida quis, vulputate eu, rutrum vel, lectus. Integer cursus luctus nisl. Quisque quam. Aliquam lectus urna, porta in, viverra eu, pellentesque a, massa. Etiam eros sapien, porta et, aliquam et, bibendum sit amet, erat. Sed condimentum interdum lacus. In ut ante non felis tincidunt porta. Aenean aliquet ornare sem. Nunc dignissim, erat sit amet vulputate cursus, elit magna facilisis massa, quis hendrerit nunc odio id dui. Proin interdum dictum arcu. Pellentesque erat ante, ultricies ac, porttitor ac, dictum et, purus. Donec enim odio, gravida ut, imperdiet quis, rutrum ut, lacus.

Etiam pharetra scelerisque diam. Maecenas varius augue vel urna. Vestibulum erat nisl, fringilla vel, mollis et, aliquam non, elit. Nulla malesuada turpis nec velit. Donec vitae sem a metus dictum molestie. Ut dignissim, odio non porttitor convallis, sapien leo viverra lorem, a consequat mauris erat sit amet dui. Nullam rutrum feugiat massa. Nullam lacinia purus vitae massa. Pellentesque vel tortor eget nulla ullamcorper vehicula. Cras egestas euismod magna. Praesent laoreet aliquet nulla. Aliquam arcu. Proin vel neque non ligula sodales sagittis. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Sed magna. Pellentesque aliquet mollis arcu. Morbi at felis. Suspendisse ligula. Aliquam nisl arcu, vehicula vitae, hendrerit ut, sodales eu, augue. Sed tristique pretium risus. Ut luctus, dui quis commodo luctus, quam nulla ultricies lorem, eu ornare nulla metus at leo. Praesent rhoncus sapien sit amet mauris. Aenean commodo erat eu eros. Morbi tristique, risus sed consequat bibendum, enim augue tincidunt quam, ac semper libero velit vitae eros.

Learn More
Need Help? Chat with us